Mojokerto, netdetik.com – Pelaksanaan kegiatan Rehabilitasi Stadion Mojosari oleh PT. Dharma Maju Sentosa, harus sesuai 5T yakni tepat mutu, tepat waktu, tepat administrasi, tepat biaya dan tepat manfaat.
Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto, menganggarkan dana Rehabilitasi Stadion Mojosari sebesar Rp 9 Milyar lebih.

Demikian yang disampaikan Yuni Laili Faizah, Kepala Dinas melalui Dody Prasetyo, Kepala Bidang Penataan Bangunan Gedung (PBG) Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Jum’at (7/8/2026).
Menurut Dody, Rehabilitasi GOR dan Stadion Gelora Gajah Mada di Mojosari merupakan salah satu dari sembilan paket proyek strategis Pemerintah Kabupaten Mojokerto tahun 2026 dengan fokus pada perbaikan rumput lapangan, lintasan lari, serta fasilitas penunjang lainnya.
“Proyek rehabilitasi Stadion Mojosari ini, fokus pada penggantian total rumput lapangan sampai ke lapisan bawah agar sesuai standar liga. Juga akan dibangun lintasan lari (running track) menggunakan bahan karet sintetis,” jelas Dody.

Ia berharap Stadion Gajah Mada bisa selesai sesuai dengan perencanaan dan peningkatan fasilitas sarana olah raga Kabupaten Mojokerto.
Terpisah Rezik Sufi, Pelaksana Kegiatan mengatakan progres dalam minggu kemarin sudah 18 persen yakni, membuat drainase bawah lapangan juga kita lakukan pembersihan di area lintasan kemudian media tanamnya. Kondisi di lapangan sudah tergelar media tanam.
“Rencananya, minggu depan sudah mulai menanam rumput yang ada di lapangan stadion,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media di Stadion Mojosari, Sabtu (8/8/2026).
Progres deviasinya cukup besar, lebih lanjut Rezik menyampaikan, jadi bisa lebih cepat dari target 180 hari. Nanti bisa lebih cepat diserahkan ke DPUPR. Dan harapannya bisa bermanfaat untuk masyarakat.
“Yang dibangun di stadion ini, jogging track dan lapangan bolanya dan nantinya juga ada pemeliharaan selama 360 hari,” jelasnya.
Diketahui, pekerjaan rehabilitasi Stadion Mojosari dilaksanakan PT. Dharma Maju Sentosa, dengan anggaran biaya Rp 9.071.061.145,00 dan waktu pelaksanaan 180 hari kalender, mulai 24 Juni selesai 20 Desember 2026. (Fn)












